Category — Biografi Herman Darnel
Biografi Herman Darnel Ibrahim (4)
Saya menjadi Direktur PLN selama satu periode penuh yaitu dari 6 Maret 2003 sampai 10 Maret 2009. Sebagai Direktur yang membidangi transmisi dan Distribusi saya bertanggung jawab terhadap operasional penyediaan listrik. Tantangan yang saya hadapi adalah memaksimalkan pelayanan dengan sarana yang minim. Minimnya sarana karena terbatasnya pertumbuhan investasi sementara penjualan listrik tetap tumbuh tanpa dapat dibatasi.
[Read more →]
January 4, 2010 No Comments
Biografi Herman Darnel Ibrahim (3)
Ketika pertama kali masuk bekerja di PLN Pusat, saya tidak diberikan training sebelumnya dan juga tidak diberikan uraian tentang apa yang harus dikerjakan. Kepada saya diberikan buku kontrak pembangunan jaringan Transmisi dan Gardu Induk. Satu-satunya arahan adalah bahwa tugas saya adalah untuk daerah Sulawesi yang ketika itu ada proyek pembangunan Transmisi dan Gardu Induk di Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan dengan biaya dari ADB. Kontrak-kontrak di PLN dibuat dalam bahasa Inggris. Hampir semua pekerjaan dibantu oleh Konsultan yang berasal dari luar negeri sehingga penguasaan Bahasa Inggris sangat penting. Tugas-tugas sebagai staf mengikuti rapat dengan kontraktor dan konsultan, surat menyurat yang umumnya mengenai supervisi teknis pembangunan proyek transmisi.
January 4, 2010 No Comments
Biografi Herman Darnel Ibrahim (2)
Masa Mahasiswa: Sukses Perlu Strategi dan Belajar Menerima Kegagalan
Pada tahun pertama di ITB angkatan saya yaitu yang masuk tahun 1973 harus mengalami pergeseran tahun ajaran yaitu dari Januari ke Agustus. Selama periode perubahan tersebut kami belum masuk pada kurikulum tingkat I, tapi kami mengikuti program matrikulasi dan orientasi kemahasiswaan. Dengan begitu kami kehilangan waktu satu semester. Mulai bulan Aguistus 1973 kami masuk tahun ajaran tingkat I dalam suatu program Tingkat Pertama Bersama atau TPB. Selama 2 semester di TPB kami seangkatan sebanyak lebih 1000 mahasiswa harus berkompetisi membuat Indeks Prestasi [IP] terbaik yang selanjutnya akan menentukan pilihan jurusan. ITB menetapkan pilihan jurusan ditentukan berdasar IP dan hasil Psikotes. Kalau jurusan yang dipilih sesuai dengan rekomendasi Psikotes dapat tambahan nilai 10% dari IP. Tingkat pertama yang tadinya saya harapkan akan dijalani dengan santai ternyata harus dilalui dengan perjuangan.
January 4, 2010 No Comments