Pandangan dan Pemikiran Dr. Ir. Herman Darnel Ibrahim, M.Sc
Random header image... Refresh for more!

Biografi Herman Darnel Ibrahim (6)

Sebagai “anak” Sumbar yang menjadi Direktur PLN banyak pula yang menjadi perhatian dan saya lakukan tentunya dalam batas kewajaran, kepantasan dan tidak melanggar peraturan. Diantara ‘keberpihakan’ saya kepada Sumatera barat yang patut di catat adalah: Dipilihnya Padang Sumatera Barat sebagai lokasi Kantor PLN Penyaluran dan Pusat pengatur beban Sumatera, yaitu sebuah unit baru yang mengelola operasi dan pemeliharaan sistem penyaluran tenaga listrik [transmisi] Sumatera. Dari kantor di Padang lah semua operasi dan pemeliharaan transmisi didaerah Sumatera dikoorddinasikan dan dikendalikan. PLN P3B Sumatera terbentuk pada bulan April tahun 2005. Kemudian menjelang akhir tugas saya di PLN pada awal 2008 Direksi PLN menetapkan terbentuknya PLN Cabang Payakumbuh sebagai pemecahan dari Cabang Bukit Tinggi yang semula melayani pelanggan listrik di Kabupaten Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota dan Tanah Datar, serta Kotamadya Bukittinggi, Payakumbuh, Padang Panjang dan Batusangkar. Usulan yang diajukn dan saya rekomendasi adalah pembentukan 2 cabang baru yaitu Payakumbuh dan Pariaman, sehingga menjadi 5 cabang disamping yang sudah ada yaitu Cabang Padang, Solok dan Bukittinggi. Dengan pembentukan cabang ini harapannya tentu akan memperbaiki pelayanan di wilayah cabang Bukittinggi yang terlalu luas daerah layanannya.
Selain membentuk Cabang Payakumbuh, secara umum juga kelistrika desa di Sumatera Barat adalah termasuk yang paling tinggi rasionya [paling maju] diantara propinsi-propinsi di Sumatera bahkan diluar Jawa Bali. Sebenarnya saya tidaik secara khusus meminta namun dapat dibayangkan dengan keberadaan saya sebagai putra Minang di PLN tentu sedikit banyak dimanfaatkan pula oleh para pejbat pengelola ketenagalistrikan di Sumbar untuk menggolkan proyek yang lebih besar. Asepk lainnya dalah dalam kesempatan berkarya bagi putra Minang di PLN. Sebagai anak Minang di PLN sedikit banyak saya sempatkan pula memantau perkembangan karir dan membimbing adik2 yang bekerja di PLN khususnya pada posisi Manager, dan jika ada perekrutan saya juga sering dimintai untuk memantau proses seleksi dari anak-anak kita. Perekrutan di PLN sudah berlangsung secara fair, namun banyak orang tua yang kebetulan kenal saya merasa was was. Dengan tetap berpegang kepada aturan saya selalu menyampaikan amanah orang tua yang anaknya ikut test dengan maksud minimum orang takut bertindak tidak fair [menzalimi]. Insyaallah banyak juga yang berhasil, saya yakin itu karena kemampuan mereka yang murni, namun orang tua atau saudara mereka tetap merasa saya telah membantu. Wallahualam…saya memang ingin membantu…teapai sebagai pemimpin saya juga harus mendukung tegaknya keadilan.
Pada akhir jabatan saya di PLN, sesuai ketentuan saya masih dapat dicalonkan untuk menduduki jabatan Direksi PLN untuk kedua kalinya. Ketika itu disebut-sebiut saya sebagai calon Dirut PLN. Saya tahu masyarakat Minang sangat berharap dan mendukung terpilighnya saya sebagai Dirut PLN. Ketika itu dari Direksi lama hanya 3 orang yang masih dapat dicalonkan, dan calon Direksi lainnya dari general Manager Wilayah dan Deputi Direktur PLN. Saya memang diundang mengikuti Fit and Proper Test di tinglkat Menteri BUMN, dan diantar Direksi lam ada 2 yang lolos untuk dapat mengikuti Fit Proper oleh Tim Penilai Akhir yang terdiri dari beberapa Menteri. Ketika Fit Proper di BUMN sudah terasa juga saya tidak akan dipilih jadi Dirut. Walaupun Fit n Proper oleh TPA belum berlangsung nama Dirut yang akan dipilih sudah beredar kuat. Saya diundang ikut Fit Proper oleh TPA pada 6 Maret 2009, dimana saya adalah urutn terakhir. Karena sudah malam dilanjutka akhir pekan yaitu Minggu 9 maret 2003, saya juga dikabari melalui pesan SMS, dan ternyata juga giliran terakhir, saya diminta menunggu jamnya standbay di sekitar lokasi. Saya menunggu sampai sore , tapi akhirnya saya ditetapkan tidak ikut Fit Proper, dan besoknya Direksi baru diumumkan. Saya tidak paham benar apa yang terjadi, tetapi beberapa mentor mengatakan, mungkin di balik itu ada hikmah yang kita belum tahu, dan salah satu hikmah itu adalah, kalau saya terpilih, sangat boleh jadi saya tidak akan mendaftar sebagai Calon Gubernur Sumbar.

0 comments

There are no comments yet...

Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment